30 April 2018

Seorang Gadis Diduga Menjadi Korban Perdagangan Anak, Orang Tua Lapor ke Polres Metro Bekasi Kota

Isu Penculikan Anak Bikin Resah, Warga Tomohon Laporkan Wanita Mencurigakan
Ilustrasi

Senin, 30 April 2018 08:23 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Diduga menjadi korban perdagangan anak, orang tua korban bernama Hendrik, 55 tahun, warga Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi melapor ke Polres Metro Bekasi Kota.

Pada mulanya, Hendrik selaku orang tua korban melaporkan bahwa dirinya tidak mengatahui keberadaan anak perempuannya bernama Weni sejak Februari lalu.

"Atas dasar kejadian itu, korban sempat melaporkan tentang kehilangan orang ke polisi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Senin (30/4/2018).

Dua bulan setelah hilangnya Weni, saat sedang di jalan, Hendrik bertemu dengan seorang wanita bernama Wiwit. Saat itu, Wiwit menceritakan kepadanya bahwa Weni telah bekerja di Papua sebagai seorang pemandu lagu.

Mendengar kabar bahwa anaknya menjadi seorang pemandu lagu di Papua, Hendrik langsung terkejut. Sebab, selama ini ia mengira bahwa anaknya telah menjadi korban penculikan.

"Berdasarkan keterangan Wiwit, kepada Hendrik, korban sekitar Februari lalu ditawari bekerja untuk menjadi seorang pemandu lagu oleh seorang perantara bernama Novi. Dari Novi, korban dikenalkan kepada pelaku, Ika Dewi Ratnawati yang kemudian membawa korban ke Papua," jelas Kabid Humas.

Hendrik yang tidak terima bahwa anaknya telah menjadi korban perdangangan anak, langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Bekasi Kota pada Senin (30/4) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Kasus perdagangan anak kini ditangani oleh Polres Metro Bekasi Kota.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar