18 Mei 2018

Modus Baru, Penjual Miras di Bekasi Gunakan Sepeda Motor Keliling Mencari Pelanggan

Penjual Miras Gunakan Modus Baru dengan Berjualan Berkeliling Pakai Motor

Jumat, 18 Mei 2018 04:19 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Peredaran minuman keras (miras) di Kota Bekasi belum dapat dihentikan sepenuhnya hingga Ramadhan ini. Bahkan, para pengedar miras, justru memakai modus baru dalam mencari pelanggannya. Peredaran miras kali ini agar tidak terkena razia petugas menggunakan sistem 'pesan antar' ke pelanggannya dengan mengendarai sepeda motor.

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, "Kami sempat bingung, meski sudah sering dilakukan operasi, tapi masih saja miras beredar," ucap Kapolres, Kamis (17/5/2018).

"Ternyata setelah ditelusuri pedagang miras memiliki cara lain untuk menjual mirasnya," ujarnya lagi.

Kapolres mengatakan, modus baru penyebaran miras itu yakni pelaku menjual miras berkeliling dengan mengendarai sepeda motor. "Ada modus baru, mereka jualannya tidak di kios. Jadi, jualnya di motor, ditaruh di tas. Dia berkeliling hanya memberi kepada pelanggan yang sudah memesan," ucapnya.

"Diduga juga ada peran pelaku yang mencari pelanggan baru itu, kami akan telusuri dan ungkap pelakunya," katanya.

Kapolres menambahkan, sistem transaksi pesan antar miras itu terjadi sejak pihaknya gencar melakukan operasi ke sejumlah kios miras.

"Kita dapati modus peredaran miras baru. Saat ingin melakukan razia di Pondok Gede, ternyata kios sudah lama tutup," tuturnya.

Namun kemudian beredar kabar bahwa bisnisnya tetap jalan. Lantas, petugas menelusuri peredaran miras tersebut.

Dari penyelidikan tersebut, pergerakan peredaran miras dengan cara berjualan berkeliling. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi, kata Indarto, memberi dukungan terhadap peredaran miras di Kota Bekasi dengan memaksimalkan hukuman bagi pengedar miras dan konsumen miras.

"Kita bersyukur, kemarin Kejari menyampaikan bahwa hukuman akan dimaksimalkan. Bahkan disampaikan hukumnya nggak akan hitungan bulan tapi dimaksimalkan tahunan. Jadi mudah-mudahan menjerakan," kata Kombes Indarto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar