21 Juni 2018

Ancam Polisi Pakai Pisau, Pelaku Curanmor di Tangsel Ditembak

Barang bukti pencurian motor yang hendak dijual oleh empat orang pelaku di Ciputat, Tangerang pada Selasa (19/6/2018).

Kamis, 21 Juni 2018 07:17 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Tiga dari empat pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas karena melawan saat hendak ditangkap di Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (19/6/2018). Salah satunya karena seorang pelaku mengeluarkan pisau sehingga mengancam keselamatan petugas.

Ketiga pelaku yang ditembak yakni R (24 tahun), DS (20 tahun) dan YS (20 tahun), sedangkan tersangka SP (26 tahun) ditangkap tanpa terluka.

"Tiga orang telah kami lumpuhkan karena melawan," kata Kapolsek Kelapa Dua Kompol Stephanus Luckyto Andri Wicaksono kepada wartawan, Rabu (20/6/2018) kemarin.

Kasus ini berawal saat polisi mendapat laporan adanya transaksi jual beli motor hasil curian di bedeng proyek Summarecon Serpong, Kelapa Dua, Tangerang, pada Senin (18/6/2018), sekira pukul 19.30 WIB.

Polisi kemudian melakukan penggerebekan di Kampung Tapos, Ciputat, Tangerang Selatan, dan menemukan tiga orang tersangka yaitu DS, R dan YS. Ketika digerebek, para tersangka melakukan perlawanan. DS mengambil sebilah pisau dari balik bajunya, R mengambil potongan kayu dan YS mendorong polisi hingga terjatuh untuk melarikan diri.

"Karena mengancam keselamatan petugas, maka kami lakukan tindakan hukum tegas dan terukur dengan menembak kaki tersangka," kata Kapolsek.

Setelah dilakukan interogasi kepada tiga tersangka, polisi akhirnya menangkap tersangka YS, yang bertugas sebagai pencari pembeli sepeda motor curian.

"Dari hasil interogasi, ketiga tersangka sering melakukan pencurian sepeda motor di daerah Ciputat, Tigaraksa, dan sekitarnya. Dan untuk yang bertugas mencari pembeli adalah YS," tambah Kapolsek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar