27 Juni 2018

Dua Penodong dalam Angkot Ditembak Polres Metro Jakarta Utara

Seorang sopir mikrolet M30 trayek Tanjung Priok-Pulo Gadung bernama Erlangga diamankan polisi atas dugaan percobaan pencurian dengan kekerasan terhadap korban bernama Asih Sukarsih di jalur buswaya Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (23/6/2018).  Kejadian itu mengakibatkan Asih meninggal dunia karena melompat dari mikrolet untuk menghindari pada pelaku, Senin (25/6/2018).
Rabu, 27 Juni 2018 19:55 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Febriyasyah mengatakan dua pelaku penodongan dalam angkot, AS (26 tahun) dan DM (24 tahun), terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas (ditembak di bagian kaki) karena berusaha melawan petugas saat ditangkap.

"Pelaku berinisial DM melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian maka dengan tegas kami penindakan terhadap kedua pelaku yang mencoba melawan aparat pada malam hari tadi," katanya, Rabu (27/6/2018).

AKBP Febriansyah memastikan akan memberi rasa aman kepada penumpang dengan melakukan patroli. Masyarakat tidak perlu lagi khawatir menggunakan angkutan umum.

"Tentunya dari polisi senantiasa melakukan patroli pakaian terbuka, pakaian dinas lengkap. Satreskrim memetakan kantung-kantung tempat pelaku bersembunyi, nah itu akan kami lakukan penyisiran," katanya.

Sementara kepada pemilik angkutan umum, Febriansyah mengimbau agar melakukan pengecekan terlebih dahulu kepada sopir. Jangan sampai dipindahtangankan kepada orang lain yang tidak jelas identitasnya.

Wanita bernama Asih Sukarsih (31 tahun) nekat melompat dari dalam angkot M30A saat melintas di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di dekat Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (23/6/2018). Ia lompat karena ketakutan menjadi korban penodongan dalam angkot. Akibatnya korban mengalami luka parah dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar