21 Juni 2018

Satpas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Lakukan Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi

Kamis, 21 Juni 2018 0952 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Satpas SIM Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan simulasi penerapan uji psikologi untuk para pemohon SIM, Kamis (21/6/2018). Simulasi dilakukan dalam rangka penerapan persyaratan baru yang akan dimulai pekan depan, tepatnya pada 25 Juni 2018 nanti.

Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengatakan, simulasi dilaksanakan hingga tanggal 23 Juni 2018. "Namun dalam simulasi pemohon SIM belum diwajibkan melampirkan tes psikologi," ujar Kompol Fahri saat dihubungi, Kamis (21/6/2018) pagi.

Kompol Fahri mengatakan, dalam simulasi itu pihaknya ingin memastikan kesiapan sarana prasarana, materi uji, dan sumber daya manusia (SDM) pengujinya.

"Jadi simulasi ini secara teknis. Kami laksanakan serentak di satpas seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kami mau lihat dulu apakah ada kendala dan hambatan," kata dia.

Ke depan, pemohon SIM hanya bisa melakukan tes psikologi di lembaga-lembaga yang sudah melalui pembinaan dan pengawasan Polri. Setelah simulasi dilakukan, lanjutnya, penerapan persyaratan baru ini akan dimulai pekan depan, tepatnya pada 25 Juni 2018.

Kompol Fahri mengatakan, selama ini tes psikologi hanya diterapkan untuk pemohon SIM umum. SIM umum adalah tipe SIM yang harus dimiliki pengemudi angkutan umum.

"Mulai 25 Juni nanti, persyaratan tes psikologi ini akan diberlakukan untuk seluruh golongan SIM serta diberlakukan untuk pengajuan SIM baru, peningkatan golongan SIM dan perpanjangan SIM," ujar Kompol Fahri.

Sebelumnya, kata Kompol Fahri, pemohon SIM umum diwajibkan melakukan tes psikologi karena pengemudi angkutan umum diharuskan memiliki kompetensi lebih dibandingkan pengemudi kendaraan pribadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar