16 Juli 2018

Dua Penjambret Kalung Emas di Tambora Ciut Saat Dibekuk Polisi di Dalam Angkot

Dua Penjambret Kalung Emas di Tambora Ciut Saat Dibekuk Polisi di Dalam Angkot

Senin, 16 Juli 2018 13:32 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Dua pelaku jambret kalung emas milik Then Chan Fung dikawasan Tambora, Jakarta Barat, yaitu MF alias BL (23 tahun) dan AI alias BK (21 tahun), berhasil dibekuk tim pemburu preman Polsek Metro Tambora, pada Sabtu (14/7/2018) pagi. Para pelaku tersebut, panik dan meninggalkan sepeda motor matiknya dan alhasil ditangkap di sebuah angkot di wilayah itu.

"Dua pelaku jambret tak berkutik saat dibekuk oleh team pemburu preman dan dari tim buser Polsek Metro Tambora yang observasi wilayah. Saat itu kedua tim mendengar ada suara teriakan di sekitar Jalan Moh Mansyur, Duri Utara. Alhasil kami juga melihat dua pelaku yang melarikan diri membawa kalung hasil rampasannya," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Tambora, AKP Supriyatin pada Senin (16/7/2018).

Tidak hanya pihaknya melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku tersebut. Tetapi, warga pun berbondong-bondong lakukan pengejaran. "Kedua pelaku ini saking paniknya langsung melarikan diri dengan masuk ke dalam sebuah angkot yang melintas. Sebab, motor yang saat itu dikendarai pelaku oleng dan terjatuh," papar AKP Supriyatin.

AKP Supriyatin mengatakan, kedua pelaku akhirnya dibekuk oleh warga dengan memberhentikan langsung mobil angkot itu dan langsung diamuk massa.

"Kronologis awal, korban setelah berbelanja di wilayah itu, langsung ingin pulang ke rumah di Kawasan Duri Utara. Namun, kendaraan motor milik korban tiba-tiba dipepet dua pelaku yang saat itu berboncengan sepeda motor. Untuk si pelaku MF yang dibonceng, sementara pelaku AI sebagai joki. MF lah yang rampas kalung si korban," jelasnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku digelandang ke Mapolsek Tambora bersama barang bukti selembar surat pembelian kalung emas, dan 1 unit Sepeda Motor Yamaha Mio warna merah B-4410-BJR.

"Kedua pelaku merupakan warga Tambora ini dapat ancaman Pasal 365 KUHP tentang kasus pencurian dengan kekerasan. Sampai saat ini, kami masih memintakan keterangan dari kedua pelaku. Kami juga masih selidiki ada tidaknya hubunyan kedua pelaku antara komplotan jambret tenda orange Teluk Gong di Jakarta Utara," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar