12 Juli 2018

Melawan Saat Ditangkap, Komplotan Perampok 'Bad Boys' Ditembak Polres Metro Jakarta Utara

Para anggota Bad Boys yang diamankan polisi dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (11/7/2018).
Kamis, 12 Juli 2018 11:27 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Polres Metro Jakarta Utara menembak enam orang kawanan perampok yang menamakan diri kelompok Bad Boys di kawasan Jalan Cakung Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (11/7/2018) dini hari. Lima di antaranya mengalami luka tembak di bagian kaki, sedangkan satu orang lagi tewas.

RS, nama orang yang tewas tersebut, adalah pimpinan geng kejahatan jalanan bernama Bad Boys. Sementara itu, lima orang lainnya adalah anggota geng tersebut.

Bad Boys sendiri merupakan sebuah nama geng kejahatan jalanan yang sering melakukan aksinya di Jakarta Utara. Kejahatan yang mereka lakukan antara lain penodongan, penjambretan, hingga pembegalan. 

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Reza Arief Dewanto menyatakan, polisi melayangkan tembakan karena para anggota Bad Boys melawan saat hendak ditangkap.

"Para pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan senjata tajam," kata Kapolres di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (11/7/2018) kemarin.

Kapolres berharap, kematian RS dapat mengakhiri sepak terjang Bad Boys yang sudah lama meresahkan masyarakat. Oleh sebab itu, ia memerintahkan bawahannya untuk menyapu bersih anggota Bad Boys sehingga tidak ada regenerasi di tubuh geng tersebut.

Beberapa waktu lalu, Kapolsek Metro Cilincing Kompol Ali Zusron sempat menyebut kelompok Bad Boys kerap melakukan kekerasan kepada korban-korbannya. Kaum perempuan, kata Kapolsek, sering jadi sasaran mereka.

"Selama ini memang terkenal sadis dia, ibu-ibu sasarannya. Sampai saat ini belum ada korban tewas. Tetapi yang luka berat ada, dibacok tangannya, atau ditusuk kalau korban enggak ngasih barangnya," kata Kapolsek.

Kapolsek menuturkan, kelompok ini sudah terbentuk sejak dua tahun yang lalu. Selama itu pula polisi sering menindak tegas anggota Bad Boys dengan menembak mati mereka. Perampok Bad Boy

Adapun ciri khas anggota kelompok ini, yakni adanya tato bertuliskan Bad Boy yang terdapat di kaki sebelah kanan. Modus kejahatannya, lanjut Kapolsek, dengan berpura-pura sebagai orang mabuk atau pengamen di angkot.

"Masuk ke angkot pura-pura mabuk atau ngamen. Begitu ada dua-tiga orang tetapi di dalamnya perempuan semua, dia melakukan aksinya. Sasarannya adalah jelas barang-barang berharga," ujar Kapolsek.

Kapolsek menyebut, kelompok tersebut beroperasi di sejumlah kawasan seperti Cakung, Tanjung Priok, Koja, dan Cilincing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar