29 Juli 2018

Mengaku Anggota BNN, Dua Pria Peras Warga Setu Bekasi

Kapolsek Setu AKP Wahid Key saat menunjukkan barang bukti pelaku saat beraksi. (lina)
Minggu, 29 Juli 2018 08:09 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Dua polisi gadungan mengaku anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) peras warga dengan modus tuduhan menggunkan narkoba. Akhirnya kedua pelaku digelandangan Bhabinkamtibmas Polsek Setu Bekasi setelah korban melapor.

Awalnya Rabu (25/7/2018) Roy Kamaludin ( 27 tahun) didatangi tersangka Derry Gabriel dan Wawan di rumahnya di Desa Tamanrahayu Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Lalu pelaku membawa korban ke halaman desa dan menuduh korban sering menggunakan narkoba.

“Pelaku mengancam korban kan ditangkap. Kalau tidak diberikan uang diancam akan ditahan, ” jelas Kapolsek Setu, AKP Wahid Key Sabtu (28/7/2018) di Mapolsek Setu.

Korban merasa tidak melakukan tindak pidana narkoba dan bersedia dites urin. Lantaran tak memiliki uang banyak korban memberikan uang sebesar Rp400 ribu. Namun sejam kemudian pelaku menelepon korban dengan meminta uang tambahan sebesar Rp 10 juta. Namun korban menyanggupi Rp 2 juta. Usai menerima telepon, korban melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat Bripka Nur Salim.

Akhirnya berjanjian di SPBBU terdekat dan petugas Polsek Setu lalu menangkapnya. Dari keterangan dua bandit ini selama satu tahun belakangan berhasil mengelabui warga di Kabupaten Bekasi dengan memeras uang dan barang berharga.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita dua pucuk senjata mainan, satu lencana BNN, satu borgol, dua ponsel, lima kartu ATM, satu tas pinggang dan uang tunai Rp400 ribu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar