07 Juli 2018

Nunggak Cicilan Motor, Anak Disandera Debt Collector di Palmerah

Proses penjemputan anak yang disandera debt collector karena orang tua menunggak pembayaran kredit motor.(ist)Proses penjemputan anak yang disandera debt collector karena orang tua menunggak pembayaran kredit motor

Sabtu, 7 Juli 2018 16:08 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta Barat, menjadi korban penyanderaan oleh sejumlah penagih hutang (debt collector), Jumat (6/7/2018).

Rica disandera gara-gara orang tuanya telah menunggak cicilan sepeda motor selama satu bulan.

Kapolsek Metro Palmerah, Kompol Aryono mengatakan siswi tersebut dicegat saat dalam perjalanan menuju sekolahnya, tepatnya di Jalan Brigjend Katamso, sekitar pukul 13:00 oleh empat orang debt collector.

Ia kemudian dibawa ke kantor Mega Finance di Jalan Srengseng Raya No. 33 Rt 004 Rw 003 Kembangan Jakarta Barat bersama sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 4803 BEC yang dikendarainya. Sepeda motor tersebut adalah sepeda motor yang menunggak cicilannya.

“Setelah membawa anak tersebut, debt colector menghubungi ibunya bahwa anaknya ada di tempat tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (7/7/2018).

Mendengar anaknya disandera, ibu korban panik dan langsung melapor ke Polsek Metro Palmerah, Jakarta Barat.

Polsek Metro Palmerah langsung meindaklanjuti laporan tersebut. Dipimpin langsung Kapolsek, Kompol Aryono langsung menuju lokasi setelah mengecek lokasi setelah melacak posisi korban melalui handphone.

“Sambil nangis-nangis ibu itu melapor. kita lacak lokasi korban melalu HP yang dibawa ternyata benar dia ada di sana. kami langsung menuju ke sana,” terangnya.

“Sesampainya di TKP anak tersebut ada di kantor Mega Finance beserta Sepeda motornya. Pihak security ditanya Kapolsek Palmerah tentang keberadaan 4 orang debt Collector yang membawa anak tersebut namun dijawab oleh security sudah pergi meninggalkan Kantor Mega Finance,” terangnya.

Kapolsek kemudian membebaskan anak tersebut dari sandera dan mengamankan sembilan orang untuk dimintai keterangan.

“Kita membawa pegawai dan Kepala Cabang Kantor Mega Finance ke Polsek Palmerah guna dilakukan pengusutan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar