30 Juli 2018

Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 1,4 Ton Ganja dalam Limbah Ikan Asin

Rilis kasus penyelundupan ganja di dalam truk ikan asin di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/7/2018).
Senin, 30 Juli 2018 18:42 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya penyelundupan 1.434 kilogram narkotika jenis ganja.

 Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi Arianto mengatakan, ganja dengan berat lebih dari 1,4 ton tersebut diselundupkan di dalam truk bermuatan limbah ikan asin. 

"Jadi paket-paket ganja itu dikemas kemudian dimasukkan di dasar truk fuso dan ditumpuk dengan limbah ikan asin yang berbau busuk," ujar Wakapolda di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018).

Wakapolda mengatakan, bau busuk dari limbah ikan asin sengaja digunakan untuk menyamarkan bau ganja. Dengan demikian, dapat mengelabuhi petugas dan mengganggu kepekaan penciuman anjing pelacak.

Menurut Wakapolda, ganja asal Aceh tersebut akan didistribusikan di kawasan Jakarta dan Bogor, Jawa Barat.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari pengungkapan jaringan distribusi ganja pada Mei 2018. Kami mendapatkan info akan kembali diselundupkannya lagi narkoba dalam jumlah besar," kata Wakapolda.

Pada 23 Juli 2018, diketahui truk pengangkut ganja itu sudah menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak mengarah Jakarta. Truk pengangkut ganja tersebut kemudian diberhentikan di sekitar pintu Tol Pasar Rebo, Kampung Rambutan, Jakarta Timur. 

Saat itu, polisi melakukan penggeledahan dan menangkap tersangka MY dan RND. 

"Setelah dilakukan pengembangan, kami menangkap tersangka lain berinisial AM dan SLH di Cengkareng, Jakarta Barat. Lalu (menangkap) tersangka lain berinisial AK dan RYD di kawasan Cipayung, Depok," kata Wakapolda.

Penyelundupan ganja ini dikendalikan narapidana kasus narkoba dari LP Gintung Cirebon dan LP Lampung. "Saat ini kami masih mengejar satu tersangka lagi dan masih terus mengembangkan kasus ini," tutur Wakapolda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar