23 Juli 2018

Wanita Muda Cekik Anak Kandung Hingga Tewas di Cikarang Kabupaten Bekasi

Ibu Muda Cekik Anak Kandung Hingga Tewas di Cikarang Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Juli 2018 15:04 WIB
PUSKOMINFO, BID HUMAS PMJ - Seorang wanita muda tega menghabisi anak kandungnya di Kampung Tegal Danas Kaum RT 01 RW 05, Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Pelaku DF (20 tahun) nekat mencekik leher sang bayi sampai kulitnya tersayat karena malu sang buah hatinya itu lahir di luar ikatan pernikahan dengan sang kekasih.

Kapolsek Cikarang Pusat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Somantri mengatakan, kasus ini terungkap saat penyidik mendapat informasi adanya penemuan sesosok mayat laki-laki di sebuah tong sampah di perkampungan setempat, Minggu (15/7/208) pukul 09.00 WIB.

Warga yang menemukan mayat bayi itu, kemudian melapor ke petugas Polsek Cikarang Pusat untuk ditindaklanjuti.

"Saya yakin pelakunya orang sekitar dan saat dilakukan penyelidikan petugas menemukan bungkus kapsul EM di rumah kontrakan setempat. Pil ini berfungsi sebagai pelancar menstruasi," kata Kapolsek, Senin (23/7/2018).

Berbekal penemuan itu, kata Kapolsek, penyidik kemudian menggeledah sejumlah rumah kontrakan yang ada di sana. Akan tetapi satu rumah kontrakan yang dihuni DF dalam keadaan terkunci. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemilik kontrakan setempat untuk membuka pintu rumah tersebut. 

"Saat pintu dibuka, kami mendapati ceceran darah di dalam kamar mandi dan kamar tidur," kata Kapolsek.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Cikarang Pusat, Inspektur Satu (Iptu) Bibilim mengatakan, penyidik berhasil mengamankan DF di rumah kerabatnya di daerah Cikarang Barat. 

Persembunyiannya terungkap saat petugas menggali keterangan pemilik kontrakan dan mempelajari rekaman kamera pengawas (CCTV) di kontrakan.

"Tersangka pergi menggunakan ojek online untuk menginap di rumah kerabatnya di daerah Cikarang Barat," kata Iptu Bibilim.

Selain mengamankan tersangka, penyidik juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau, tayangan kamera CCTV, pakaian yang digunakan DF saat beraksi dan sebotol pembersih lantai milik pelaku. 

Akibat perbuatannya tersangka dijerat UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara di atas 10 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar